Ngomongin Spatuholic
Baiklah saya akui kalau saya ini sangat suka sepatu. Kadang terlalu suka sampai lebay
Lebih sering kalau ke toko, yang dilihat sepatunya duluan daripada bajunya. Tapi akhir-akhir ini rada mengurangi pembelian sepatu. Soalnya sepatu aku dan ibuku itu udah banyak banget. Mana seleranya tuh yang polosan aja, jadi kalau beli sepatu baru suka sayang. Mirip-mirip gitu modelnya.
Kemarin ceritanya buka reader dan salah satu blog yang aku ikutin lagi ngliatin sepatu ini. Huduh… Bahagianya liat sepatu bagus-bagus
Lalu browse dah ke Charles and Keith karena kemarin ada beberapa sepatu yang aku liat dan pegang di tokonya
Sekarang lagi pengen banget punya beberapa sepatu di bawah ini :
1. Boots dari Lacoste
Keren banget ya, bahannya dari kaos dan warnanya tuh ga biasa. Tinggi banget lagi. PENGEN banget. Tapi kalau kakinya kaya gue yang bentuknya kurang oke gini, apa ya bagus ya???
2. Charles and Keith, katanya sih warnanya olive tapi kok kaya coklat sih
3. Kalau kerja, pake yang ini. Suka banget sama bentuk hak-nya. Judulnya Charles and Keith Pewter.
4. Ini keren banget kalau buat jalan-jalan atau nyanyi atau mejeng. Halah, intinya keren mah…. Silvery bowwwww…
Ngomongin Ulang Tahun Alexandra Adyta dan Velisa Harahap yang Sudah Lama Lewat
Tapi baru saja tadi siang dirayakan. Hore! Hari ini jadi makan gratis yang enak-enak. Dua kali loh
Disclaimer : postingannya harusnya PANJANG bangets. tapi berhubung entah kenapa malah ilang, males banget mau ketik ulang… jadi pendek deh
Ngomongin Clay Animation
Setelah tanya sana sini… Namanya tuh Clay Animation dan I LOVE IT!!!!! Lucu banget gitu bentuknya. Terbuat dari clay atau malam atau play-doh atau whatever it is… Difotoin satu-satu baru digabung lewat video editing. Contoh making nya tuh ini.
wanaone / making of from cyril le levreur on Vimeo.
and by the way.. VIMEO ROCKS!
Ceritanya jatuh cinta sama aliran film ini gara-gara nonton Pingu di Disney Channel. Clay animation ini ternyata salah satu cabang aliran stop motion. HA! It’s fun rite!
Ngomongin Account Di Mana-Mana… Seram…
Awalnya biasa saja, lama-lama keterusan. Setiap ada yang baru selalu ingin mencoba dan membooking username. Hore! Untungnya nama saya unik : Alderina. Mudah mendapatkan account. Tapi lama-lama agak serem juga. Aku kan orangnya pelupa. Lupa sudah kasih informasi apa saja tentang diriku dan kemana aja? Gee… serem sih. Tapi kalau bersih kenapa harus risih ya?
Risih kalau misalnya ada orang yang tak kuinginkan berada di dekat-dekat aku. Serasa diawasi. Hahahaha… Udah diawasi Google sih. Tak apalah, aku juga punya apa? Rekening bank? Ambil aja, tinggal seribu kok. ahahhahahaha
Ngomongin Bersih Hati (Belajar dari Mr. Adrian Monk)
Akhir-akhir ini aku hobi banget nonton MONK. Silahkan di google sendiri. Monk adalah seorang detektif yang juga memiliki satu perbedaan dengan orang-orang lain. Bukan jeniusnya Monk tapi karena dia tuh punya kecenderungan untuk membereskan segala sesuatu, ga tahan liat barang mencong (miring2 gitu), ga tahan liat jorok-jorok, salaman sama orang harus dilap setelahnya dan masih banyak keanehan lain. Ada bahasa keren psikologinya, tapi ya gitu de, aku ga bisa nulisnya dan malas google in buat anda *busuk*. Masih tetanggaan ama obsesif kompulsif kok.
Satu hal yang aku perhatikan. Monk tuh orang yang sangat bersihan. Ga bisa liat kekotoran ataupun sesuatu yang tidak pada tempatnya. Menurut aku, orang tuh kelakuannya mencerminkan apa yang ada di hatinya dia. Misal, kalau kamarmu jorok : berarti di hati kamu lagi jorok *Gee, tulisan ini menohok diri saya sendiri*. Nah berhubung Monk itu bersih hatinya, maka dia bersihan. Bersih yang bisa dilihat. Gitu de. Makanya kenapa Monk dengan mudah melihat suatu kejahatan. Bukan hanya karena dia emang pada dasarnya detil (detil karena apa yang sedang dialaminya sih) dan ketika orang lain bilang itu bukan kejahatan, hatinya selalu sadar ada yang salah. Btw, ada yang tau ga kalau hati juga punya memori? Hati di sini jantung ya. Secara bahasa inggrisnya hati itu heart, yang adalah jantung.






